Pelancong alias turis yang datang ke Lombok biasanya memang mengincar objek wisata yang ada di sana, baik objek wisata yang berupa pantai, laut, maupun objek wisata lain yang ada di daratan atau pegunungan. Namun, berkunjung ke Lombok tak akan lengkap jika hanya melihat keeksotisan tempat wisata dan tidak mencicipi kuliner lokal.
Kuliner lokal khas Lombok yang legendaris seperti ayam taliwang, sate bulayak, nasi balap puyung, dan berbagai kuliner legendaris Lombok lainnya wajib dicoba.
Ayam Taliwang
Ke Lombok tanpa mencicipi kuliner ayam taliwang berarti Anda sendiri yang rugi. Pasalnya, kuliner ini dibuat dari daging ayam utuh yang dibumbui bumbu khas Lombok yang gurih dan pedas kemudian dibakar.
Bagi Anda yang ingin mencicipi kuliner khas yang satu ini, Anda direkomendasikan untuk datang ke Ayam Taliwang Irama di Jalan Ade Irma Suryani 10 Cakranegara, Lombok. Warung yang telah berdiri sejak tahun 1973 ini dibuka setiap hari sejak pagi hingga malam hari, tepatnya dari pukul 08.00 – 23.00 WIT.
Selain enak, kuliner khas tanah Lombok yang satu ini juga dapat dinikmati dengan harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp50.000,00.
Sate Bulayak
Selain ayam taliwang, saat berkunjung ke Lombok, Anda juga akan menemukan kuliner khas yang disebut sate bulayak. Kuliner ini terdiri dari potongan lontong yang dibungkus daun aren dan disebut bulayak dengan daging sapi yang ditusuk dengan lidi kemudian dibakar.
Sama seperti kuliner ayam taliwang, sate bulayak juga dilumuri dengan bumbu khas Lombok yang rasanya mirip kari. Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat sate bulayak adalah kacang tanah sangrai yang ditumbuk, kemudian direbus bersama santan dan berbagai rempah atau bumbu dapur lain khas Lombok.
Biasanya, satu porsi sate bulayak berisi potongan lontong dengan 10 tusuk sate yang terbuat dari daging sapi. Selain daging, jeroan sapi juga kadang digunakan sebagai bahan sate. Oleh karena itulah Anda yang suka jeroan dapat memilih sate campur. Untuk menikmati kuliner khas Lombok yang satu ini, Anda hanya perlu membayar sekitar Rp20.000,00 per porsi.
Sate Rembiga
Kuliner legendaris Lombok yang berupa sate tidak hanya sate bulayak, tetapi juga sate rembiga. Sama seperti sate bulayak, sate rembiga juga terbuat dari daging sapi. Kuliner khas Lombok yang satu ini bercita rasa pedas, gurih, dan juga manis.
Jika Anda tertarik untuk mencoba, Anda bisa datang ke Rumah Makan Sate Rembiga Ibu Sinnasih yang terletak di Jalan Wahidin Sudirohusodo No. 11B, Desa Rembiga, Mataram. Rumah makan ini adalah rumah makan pertama yang menyajikan sate rembiga dan telah berdiri selama kurang lebih 20 tahun.
Keunikan dari sate rembiga yang disajikan di warung makan ini adalah daging sapi yang digunakan merupakan daging sapi liar yang hidup di padang rumput. Pakan sapi-sapi tersebut adalah rumput segar sehingga seratnya lebih halus dan dagingnya lebih manis.
Daging sapi dipilih bagian yang tanpa lemak, ditumbuk terlebih dahulu, baru direndam dengan bumbu selama 2 jam dan dibakar. Sate ini disajikan bersama lontong berbentuk kerucut tanpa tambahan bumbu kacang atau bumbu kecap. Meski begitu, kuliner legendaris Lombok yang satu porsinya dihargai Rp20.000,00 ini juga dapat dinikmati dengan nasi.
Satu porsi sate rembiga berisi 10 tusuk sate dan lontong kerucut yang disajikan di atas piring anyaman.
Comment (0)