Objek wisata di Bali selalu memiliki keunikan tersendiri yang jarang dimiliki oleh tempat-tempat wisata di Indonesia, tidak salah jika Pulau Bali disebut sebagai surganya bari para wisatawan asing maupun domestik. Tidak hanya wisata pantai, danau ataupun wilayah pegunungan, tetapi Bali juga menyuguhkan wisata Pura yang menarik minat wisatawan yang berkunjung ke Bali. Pura di Bali pada umumnya berfungsi sebagai tempat persembahyangan bagi umat Hindu, namun selain sebagai tempat persembahyangan, beberapa pura di Bali juga berfungsi sebagai tempat wisata. Berikut rekomendasi pura terkenal di Bali yang tidak boleh kalian lewati ketika berlibur:

1. Pura Ulun Danu Beratan

Pura Ulun Danu Beratan menjadi salah satu pura yang wajib dikunjungi ketika berlibur ke Bali. Keunikan dari Pura Ulun Danu yang menjadi daya tarik wisatawan adalah ketika air Danau Beratan pasang yang akan membuat Pura Ulun Danu terlihat seperti mengambang. Air Danau Beratan sangat jernih dan tenang. Pada siang hari kabut tipis mulai terlihat turun menutupi permukaan Danau Beratan dan area perbukitan. Selain keunikan lokasi, bentuk arsitektur pura juga sangat unik dengan ciri khas arsitektur Bali. Tempat pemujaan dibangun dari kayu yang bentuknya seperti pagoda, dengan jumlah 11 tingkatan pada area atap bangunan. Keindahan arsitektur pura juga ditambah dengan keindahan latar belakang perbukitan, serta danau alami yang mengelilingi area pura.

2. Pura Tanah Lot

Pura Tanah Lot terletak di kawasan tengah pantai, dimana Pura ini adalah tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Hampir semua yang berkunjung kesini adalah untuk melihat keindahan matahari tenggelam. Dikarenakan Pura ini berada agak ke tengah laut, maka anda harus turun ke bawah untuk melihat keindahannya dari dekat namun hanya dapat dilakukan pada saat air sedang surut. Wisatawan tidak diperbolehkan masuk kedalam bangunan pura dikarenakan untuk menjaga kesucian dan kesakralan pura. Disaat air pasang, wisatawan dapat melihat pura ini seolah-olah mengambang diatas air. Di pura ini juga terdapat ular suci yang berwarna hitam berbelang kuning , konon ular ini merupakan penjaga pura dan memiliki racun 3 kali lebih kuat dari ular kobra.

3. Pura Taman Ayun

Pura Taman Ayun dibangun pada abad ke 17 (konon dibangun pada tahun 1634) oleh Raja Mengwi I Gusti Agung Putu. Taman Ayun memiliki makna taman yang cantik. Pura Taman Ayun memiliki pemandangan yang indah. Pesonanya berasal dari kolam yang mengelilingi kompleks bangunan pura, yang berada di atas lahan seluas 4 hektar. Pemandangan yang indah tersebut semakin lengkap dengan tumbuhnya rerimbunan pohon dan bunga di sekitar bangunan pura. Kompleks pura terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Wisatawan bisa menikmati indahnya susunan “meru”, yaitu pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali.

4. Pura Uluwatu

Siapa yang tidak kenal dengan keindahan Pura Uluwatu? Pura ini berdiri kokoh di atas dan di ujung tebing yang sangat curam setinggi 97 meter, yang kelihatan bertengger diatas tebing yang menjorok ke lautan membuat pura ini sangat indah, tebing ini memberikan pemandangan yang sangat luar biasa dan sangat memanjakan mata para pengunjung yang datang. Disekitar pura terdapat hutan kecil bernama “alas kekeran” yang dihuni oleh ratusan kera. Keindahan Pura Uluwatu akan terlihat pada saat matahari terbenam yang dapat dinikmati dari beberapa sisi tebing diseputar pura, apalagi akan ditemani oleh pementasan Tari Kecak yang dipentaskan di panggung terbuka yang membuat objek wisata ini makin dinikmati oleh wisatawan.

5. Pura Tirta Empul

Pura Tirta Empul merupakan pura peninggalan sejarah yang berlokasi di Desa Manukaya, Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar. Selain pura, di kawasan ini kalian juga akan menemukan sumber mata air suci yang digunakan oleh umat Hindu untuk membersihkan diri, selain tempat pemandian juga terdapat Istana Presiden pertama RI yang dibangun oleh Bung Karno. Keunikan dari pura ini adalah adanya tempat pemandian yang sering disebut tempat melukat untuk umat Hindu. Total pancuran di tempat pembersihan diri ada 14 pancuran. Setiap pancuran dipercaya mendatangkan kebaikan yang berbeda-beda. Ada yang untuk membersihkan jiwa dan raga, mencari jalan keluar dari konflik rumah tangga yang dialami, mengurangi mimpi buruk, hingga membersihkan diri dari pengaruh ilmu hitam.